Vindo Comics, Pusat Komik Wayang dan Silat Indonesia. Jakarta Comic Center.

16 September, 2007

King Kresna, The Avatar of god Wisnu

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 12:55 am

King Kresna was one of the important characters in Mahabharata story. Kresna was a wise, smart and very powerful man. His cakra weapon (an arrow with spiky wheel shape) was almost unbeatable so everyone was scared of his tremendous power. Kresna’s smartness and ability in governing and also his strategies and tactics in war were undoubted. Kresna’s ability in governing had been proven by the life and prosperity of the people of Dwaraka. His ability in strategies and tactics was also excellent; none would deny his ability in this field. As the proof, Kresna was the war advisor of Pandawa in Bharatayudha.

Kresna figure was one of the biggest icons in Bharatayudha war. His real involvement was more than just the coachman of Arjuna’s horse-cart; he was also friends as well as the spiritual teacher and war advisor of Pandawas. One of his most famous advices to Arjuna was Bhagawad Gita, an advice given to Arjuna by Kresna when hesitation to fight against his cousins (Kurawas) and other elders of Hastina appear in Arjuna’s heart. As the result of Kresna’s involvement in Bharatayudha and his unwillingness to stop the war, Kresna got the curse from Dewi Gandhari, the mother of Kurawas who is covered by immeasurable sadness because of the death of her whole children. The curse cause Kresna to see the extinction of his whole family, and at last he himself was dead killed by a wrong target hunter’s arrow.

Vindo Comics

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

Plasa Semanggi lt.2 No.118 blok b

Jakarta Selatan

Telp : (021) 9291-1241

Hp : 0815-913-4183

5 September, 2007

Prabu Kresna, Sang titisan Dewa Wisnu

Diarsipkan di bawah: Blogroll, Uncategorized — vindocomic @ 11:54 pm

Prabu Kresna merupakan salah seorang tokoh vital dalam kisah Mahabharata. Kresna merupakan seorang yang bijaksana, pintar, dan sangat sakti. Senjata cakranya nyaris tak terkalahkan sehingga sangat ditakuti oleh semua pihak. Kepintaran dan kepiawaian Kresna dalam tata negara serta siasat dan taktik perang sudah tidak perlu diragukan lagi. Kemampuan Prabu Kresna dalam mengatur roda pemerintahan terbukti sangat baik dari tatanan dan kehidupan masyarakat negeri Dwaraka yang maju, makmur dan sentosa. Demikian pula dengan siasat dan taktik perang yang dimiliki oleh Prabu Kresna, tidak ada yang memungkiri kemampuannya dalam hal yang satu ini. Karena itu pulalah Kresna menjadi penasehat perang para Pandawa dalam Bharatayudha.

Sosok Kresna merupakan salah satu ikon besar dalam perang Bharatayudha. Keterlibatannya yang sesungguhnya lebih dari hanya sebagai sais kereta kuda Arjuna, dia juga merupakan teman sekaligus guru spiritual dan penasehat perang para Pandawa. Salah satu nasehatnya kepada Arjuna yang paling terkenal ada pada kitab Bhagawad Gita, sebuah wejangan yang diberikan Kresna kepada Arjuna ketika timbul keragu-raguan Arjuna untuk melawan saudara-saudara sepupunya (Kurawa) dan para tetua Hastina lainnya. Akibat perannya dalam perang Bharatayudha dan keengganannya untuk menghentikan perang tersebut, Kresna menuai kutukan dari Dewi Gandhari, Ibu para Kurawa yang diliputi kesedihan mendalam akibat kematian seluruh anaknya. Kutukan itu mengakibatkan Kresna menyaksikan kepunahan seluruh anggota keluarganya, dan pada akhirnya Kresna sendiri juga tewas oleh anak panah salah sasaran seorang pemburu.

Kresna Prabu Kresna

Vindo Comics

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

Plasa Semanggi lt.2 No.118 blok b

Jakarta Selatan

Telp : (021) 9291-1241

Hp : 0815-913-4183

3 September, 2007

Pandawa Seda, Akhir Kisah Mahabharata

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 12:44 am

Kisah Pandawa Seda merupakan bagian akhir dari mahakarya kisah Mahabharata. Pandawa Seda mengambil setting pada masa setelah perang Mahadahsyat Bharatayudha. Walaupun pihak pandawa memperoleh kemenangan dari kurawa dan berhasil merebut kembali tahta hastina, namun itu bukan berarti Pandawa telah menang dengan gemilang. Pandawa kehilangan banyak teman, kerabat bahkan keluarga yang mereka sayangi.

Kisah Pandawa Seda berfokus pada 2 ide cerita utama. Yang pertama adalah keteguhan hati dan perjuangan pandawa dalam mendaki gunung Mahameru untuk mencapai swurgaloka/nirwana. Walaupun tidak seseru Bharatayudha yang penuh dengan berbagai pertarungan/peperangan dan adu kesaktian/kekuatan. Namun Pandawa Seda tetap sarat akan nilai filosofis dan pesan moral. Kisah ini seakan-akan mengajak manusia untuk kembali merenungkan kehidupannya. Karena di mata Tuhan, bukanlah kekuatan, kesaktian, kedudukan maupun kekuasaan yang berarti, namun keluhuran budi, amal ibadah dan perbuatan baik yang membedakan manusia.

yang kedua adalah kisah tentang musnahnya seluruh keluarga kresna sebagai hasil/karma yang dituai oleh betara kresna akibat peran-perannya pada perang Bharatayudha.

kedua cerita utama diatas menjadikan Pandawa Seda sebagai suatu buku yg layak untuk dibaca dan dikoleksi.

Vindo Comics

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

Plasa Semanggi lt.2 no.118 blok b.

28 Agustus, 2007

Pandawa Seda Hardcover telah Terbit

Diarsipkan di bawah: Blogroll, Uncategorized — vindocomic @ 11:45 pm

Pandawa Seda karangan R.A.Kosasih yang merupakan sequel terakhir dari kisah klasik Mahabharata telah terbit dalam koleksi hardcover exclusive. Desain buku, ukuran dan bentuk yg mirip dengan para pendahulunya memberikan kesan mewah dan kompak bila dipajang berjejer dengan Mahabharata (A,B) dan Bharatayudha pada rak buku koleksi anda.

Pandawa Seda HC

 

Dapatkan segera edisi hardcover Pandawa Seda dengan harga Rp.65,000 di Vindo Comics!!!

 

Vindo Comics

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

Plasa Semanggi Lt.2 No.118 blok b

Tlp : 9291-1241

Hp : 0815-913-4183

Jakarta Selatan.

13 Agustus, 2007

Bhisma Dewabrata, The Man of his Own Words

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 5:33 pm

Bhisma Dewabrata was one of the important character in the story of Mahabharata wayang. Bhisma is the witness of hastina kingdom from Santanu till Kurawa-Pandawa era. he was a very wise, powerful, loyal and kindhearted man. The name of Bhisma itself has the meaning of “the one with terrible oath”. he was respected by both enemies and allies, even the gods respected him for his nobility, honesty and wisdom.

Bhisma was the son of King Santanu and Dewi Gangga and the future king of Hastina Kingdom. After the leave of Dewi Gangga, King Santanu became so sad and have no desire to live anymore. One day when the king was hunting in the forest, he was falling in love with Setyawati. Soon after falling in love with Setyawati, the king gained back his spirit to live again. But it didn’t last for long, when King Santanu asked Setyawati to marry, she gave him a very hard to fulfill request. She wanted her descendant to be the future king of Hastina while the position itself merited to Bhisma. The king was in a very difficult position, and his anxiety was sensed by Bhisma. Then Bhisma make a very awful oath, that he would give up the throne and not marry hence his descendant couldn’t claim back the throne in the future. And he also swore to plead his loyalty to the ruler of Hastina till his death. Therefore he is named as Bhisma that means ‘the man with terrible oath’

In Bharatayudha war on kurusetra, Bhisma was one of the most difficult to deal with enemies of pandawas. He could be only wounded by Srikandi because he was bound to the karma with Dewi Amba.

Right now we’re still working on translating the comic of mahabharata (the masterpiece of R.A.Kosasih) into english version thus people who don’t understand Indonesian could read and enjoy it too. We’re quite sure that story of Indonesian Wayang would be loved by people all around the world.

From Indonesia for The World ^-^v

Vindo Comic

Plasa Semanggi lt.2 No.118 blok b

Jakarta Selatan, DKI Jakarta – Indonesia

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

‘Bhisma Dewabrata’, Tokoh Wayang Teladan

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 4:35 pm

Bhisma Dewabrata merupakan salah satu tokoh penting dalam cerita wayang Mahabharata. Bhisma merupakan salah satu saksi masa pemerintahan Hastina dari era Santanu hingga Kurawa-Pandawa. Bhisma merupakan seorang yang sangat sakti, arif, bijaksana, setia dan berbudi luhur. Nama Bhisma sendiri mempunyai arti “seseorang dengan sumpah yang mengerikan”. Bhisma merupakan seorang tokoh yang disegani oleh lawan maupun kawan, Bahkan para Dewa pun segan dan hormat kepada keluhuran budinya.

Bhisma merupakan anak dari Prabu Santanu dengan dewi Gangga. Ia awalnya merupakan putra mahkota pewaris tahta Kerajaan Hastina. Setelah kepergian Dewi Gangga, Prabu Santanu jatuh cinta lagi pada Setyawati dan Setyawati memberikan persyaratan bahwa dia hanya akan menikah dengan Prabu Santanu bila kepada keturunannya-lah kelak akan diwariskan tahta Kerajaan Hastina. Hal ini membuat Prabu Santanu serba salah dan jatuh sakit. Bhisma yang sangat menghormati dan menyayangi Rama Prabunya akhirnya memutuskan bersumpah untuk tidak mewarisi tahta hastina dan tidak menikah untuk mencegah keturunannya yang akan menggugat kelak. Selain itu dia juga bersumpah untuk setia dan melayani penguasa tahta Hastina hingga akhir hayatnya. Oleh karena itulah dia diberi nama Bhisma yang artinya adalah ‘orang dengan sumpah yang mengerikan’.

Pada perang bharatayudha di bukit kurusetra, Bhisma merupakan salah seorang lawan terberat yang dihadapi oleh pihak pandawa. Dia hanya dapat dilukai oleh Srikandi karena ia telah terikat karma dengan dewi Amba.

Baca kisah Bhisma selengkapnya pada Komik Wayang Mahabharata!!

Dapatkan segera di Vindo Comic!!!

Vindo Comic

Plasa Semanggi lt.2 No.118 blok b

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia

7 Agustus, 2007

Komik Wayang “Wayang Purwa”

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 9:33 pm

Selain komik Mahabharata dan Ramayana, sang maestro R.A.Kosasih juga menghasilkan banyak komik-komik wayang lainnya, salah satunya adalah komik Wayang Purwa. Wayang Purwa menceritakan asal mula dunia pewayangan, termasuk asal usul para panakawan, togog, dan sang Hyang Pramesti (Jagadnata). Pada komik ini diceritakan tentang asal mula terciptanya swargaloka tempat berdiamnya para dewata. selain itu komik ini juga menceritakan pula tentang mengapa Jagadnata bisa terpilih sebagai pemimpin para dewata, mengapa Semar (ismaya) dan Togog dapat mempunyai wajah yang buruk, serta tentang kelahiran dewa-dewa lainnya.

Wayang PurwaWayang purwa merupakan salah satu komik wayang yang wajib dimiliki setelah Mahabharata (Termasuk Bharatayudha dan Pandawa Seda-nya) dan Ramayana. terutama bagi para penggemar cerita wayang ataupun orang yang ingin mulai membaca komik wayang.

Dapatkan Segera Komik Wayang Purwa di Vindo Comic!!!!

Vindo Comic

Plasa Semanggi Lt.2 blok b No.118

Pusat Komik Wayang, Silat dan Indonesia.

4 Agustus, 2007

Cerita Silat (Tjerita Silat)

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 11:03 pm

Selain Menjual komik-komik wayang, komik silat dan komik Indonesia. Vindo Comic juga menjual Cerita Silat (tjerita silat) baik yang baru maupun yang second (used books). Diantaranya adalah cerita silat karya-karya O.K.T, Gan kh, Gan kl, Kho ping ho, bhatara, chen wei an, dll.

Kunjungi segera Counter kami!!!

Vindo Comic

Plasa Semanggi lt.2 blok b No.118

Pusat komik wayang, silat dan Indonesia

3 Agustus, 2007

Hendra Wijaya – Membangkitkan Komik Indonesia

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 10:18 pm

Karena hobi, Hendra Wijaya setia menguber-uber komik. Setelah cukup lama, ia merasa ikut bertanggung jawab untuk membangkitkan komik Indonesia. Tetapi dari sana ia menangkap peluang bisnis. Jadilah hobi yang menghasilkan uang.

Hendra WijayaDi masa kanak-kanaknya Hendra suka membaca komik. Ia membaca komik apa saja. Tapi baru 2 tahun terakhir Hendra melihat bahwa komik dapat dijadikan lahan bisnis.
“Bukan semata-mata bisnis. Idealnya saya ingin membangkitkan komik Indonesia yang pernah berjaya. Selain itu belum banyak yang menggarap komunitas dan pecinta komik,” ujar pemilik kios VindoComics, Jakarta Comics Center di Plaza Semanggi itu.

BERGERILYA MENCARI KOMIK

Melihat komik punya pangsa pasar tersendiri, mulailah Hendra bergerilya mencari penerbit untuk menerbitkan ulang komik yang kebanyakan keluaran tahun 1950-an itu. “Suatu kali saya bertemu dengan seorang lanjut usia yang sangat suka komik, dia sudah tua dan karena tidak ada yang meneruskannya, saya tertarik dan berani nyoba untuk bergelut dalam dunia komik.”

Alumnus Bina Nusantara ini melihat bahwa meski usia penikmat dan pencinta komik berusia 40 tahun ke atas. Ia masih berupaya membidik pasar lain. Anak-anak para pecinta komik dan masyarakat umum menjadi sasarannya. “Biasanya mereka juga akan mewariskan komik-komik yang ada pada anak cucunya, mereka itu bisa dikembangkan menjadi sasaran potensial,” ujarnya antusias.

Dari situ kemudian muncul ide-ide baru untuk memasyarakatkan komik seperti mengangkat isi cerita Alkitab dalam bentuk komik.Selain itu Hendra juga berniat melebarkan sayap ke penerbitan komik. Belakangan, cukup banyak komik yang dimasukkan ke dalam buku pelajaran. Hendra juga pernah melihat banyak kartu undangan pernikahan yang “isinya” komik. “Karena komik lebih komunikatif,” ujarnya. Ia sepakat komik dipakai untuk berbagai ajang promosi dan wahana pengetahuan.

Demi mewujudkan harapannya membangunkan komik Indonesia ia pun serius mengadakan berbagai acara bersama para pecinta komik tengah. “Selama ini kami bertukar informasi. Misalnya lewat media online Komik Indonesia. Sekarang baru akan dibuat organisasi untuk pecinta komik. Kami juga akan membuat acara-acara untuk mempromo-sikan komik Indonesia,” katanya.

JALAN UNTUK KOMIK

Kolektor perangko ini yakin bahwa la-han komik masih besar. Terbukti lewat banyaknya komik yang dicetak ulang dan pembeli yang datang ke tokonya. “Komik Tonny Wong, gambarnya hitam putih tapi bagus dan sudah cetak ulang, saking lakunya,” ujar Hendra. Kenyataan bahwa komik diminati oleh masyarakat membuat dirinya berburu hingga ke tukang loak. Pernah ia sendiri datang membongkar sebuah gudang tua untuk satu kardus komik tua terbitan 1950-an.

Hendra punya prinsip, kalau bukan orang Indonesia siapa lagi yang akan menghidupkan komik Indonesia seperti Wayang yang berisi cerita Ramayana, Super Hero (Godam) atau pun cerita rakyat lainnya. “Komik wayang ini saya baca pertama kali. Kisahnya seru, lucu dan ada nilai-nilai yang merefleksikan kehidupan nyata. Kalau pun tidak ada nilainya, paling tidak dari segi gambar saja sudah sangat menghibur,”ungkap pria yang memiliki 70 judul komik di kiosnya itu.Jemaat Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) Jakarta itu berharap dapat membuat komik berpartner dengan orang yang dapat menggambar. Ia sendiri tidak bisa menggambar. “Kalau di luar negeri ada yang hanya menulis naskah atau gambarnya saja. Tapi di Indonesia semisal, R.A. Kosasih, dia yang membuat gambar, dia juga yang menulis naskahnya,” ujar Hendra.

sumber : http://www.bahana-magazine.com/?p=productsMore&iProduct=170&sName=Hendra-Wijaya–Membangkitkan-Komik-Indonesia

Bahana Edisi July.

Komik Wayang “Bambang Wisanggeni”

Diarsipkan di bawah: Blogroll — vindocomic @ 10:11 pm

Komik Wayang Bambang Wisanggeni merupakan salah satu dari komik wayang lepasan karya R.A.Kosasih. Komik Wayang ini menceritakan tentang riwayat bambang wisanggeni yang kelahirannya tidak diinginkan oleh segenap dewata, dan kisah-nya dalam mencari jati dirinya yang sebenarnya. Setting ceritanya berada pada periode setelah Arjuna Wiwaha, dimana Arjuna telah berhasil mendapatkan senjata-senjata pusaka dari para Dewata dan berhasil menyelamatkan swargaloka dari kehancuran.

WisanggeniKomik Wisanggeni, Harganya Rp. 35,000

Pada dunia wayang, perkawinan antara manusia dan bidadari merupakan sebuah pantangan, apalagi menghasilkan keturunan dari perkawinan tersebut. hal ini yang menyebabkan Wisanggeni tidak diinginkan oleh segenap Dewata maupun dedemit pimpinan Endang Permoni. Untunglah Hanoman muncul untuk memberi pertolongan dan melindungi kebenaran.

Baca kisah lengkapnya pada komik Wisanggeni yang terdiri dari 3 jilid.

Dapatkan segera di Vindo Comic!!!!

Vindo Comic

Plasa Semanggi lt.2 blok b No.118

Pusat Komik Wayang, Silat, dan Indonesia.

« Tulisan Lebih BaruTulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.